13/03/16
TabLunch - Kemenkominfo dengan program Internet Positif, Nawala dan Internet Sehat sedang gencar-gencarnya melindungi user Indonesia dari berbagai pengaruh negatif globalisasi informasi. Langkah ini tentunya wajib dilaksanakan oleh berbagai operator ISP di Indonesia sebut saja diantaranya yaitu Telkom (Speedy), Three, Indosat, Telkomsel, Smartfren, Bolt dan sebagainya.

Sayangnya, pemblokiran beberapa situs tidak disetujui oleh beberapa kalangan serta terkesan menguntungkan beberapa pihak.. Namun, kita juga patut mengapresiasi langkah pemerintah terutama dalam memblokir situs-situs dewasa yang notabene dapat merusak moral bangsa kita. Salah satu langkah yang kurang tepat bagi kami salah satunya dengan pemblokiran situs-situs Forex luar negeri demi melindungi pasar broker dalam negeri.
Baca Juga :
Android Anti Lelet !

Tips ini sengaja kami bagikan bukan sebagai alat untuk membantu kamu melakukan hal-hal negatif namun sebagai referensi alternatif bagi mereka yang mendambakan kebebasan informasi dan peluang. Kebijakan pengguna tentunya sangat diharapkan.

Ada berbagai macam cara untuk mengakses situs yang diblokir, yaitu menggunakan jasa situs pihak ketiga, menggunakan proxy dan ip address luar negeri, memakai aplikasi khusus yang berjalan pada sistem android, dan sebagainya. Kali ini kita akan menggunakan metode yang terakhir agar kamu tidak perlu repot lagi dengan hal-hal teknis.

Salah satu aplikasi android yang populer dalam hal ini yaitu Hotspot Shield Free VPN Proxy yang dapat kamu download melalui link ini.Aplikasi ini menyediakan fitur gratis dan berbayar namun kamu tetap dapat berselancar dengan bebas cukup dengan fitur gratis yang ditawarkannya.

Penggunaannya pun sangat mudah. Cukup instal aplikasi tersebut pada ponsel maupun tablet android yang kamu miliki. Selanjutnya klik tombol "Protect my connection" kemudian centang "I trust this application". Tunggu beberapa saat hingga tulisan "Connection is protected" muncul. Selamat berselancar !

Menarik Lainnya

Android O : Apa yang Istimewa dari Seri Ini ?

Semenjak dirilis pertama kali (versi beta) pada bulan Maret 2017, Android O semakin dinanti-nanti oleh para pengguna Android. Menggantikan ...

On The Spot

Diberdayakan oleh Blogger.